PDI Perjuangan Lampung Gaungkan Nilai Pancasila di Tengah Situasi Perang Iran-AS
Yudha Priyanda
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — PDI Perjuangan Lampung menggaungkan nilai-nilai Pancasila agar dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menghadapi dampak perang Iran-AS yang masih berlangsung.
Hal itu ditegaskan Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung, Winarti, dalam peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada Senin (1/6/2026).
Menurutnya, situasi saat ini membutuhkan semangat gotong royong dan persatuan untuk menghadapi krisis yang terjadi akibat perang di Timur Tengah.
Dampaknya dirasakan oleh semua pihak sehingga dibutuhkan kerja sama seluruh elemen, baik yang bertugas di parlemen, legislatif, maupun sektor lainnya.
“Kebutuhan kedaulatan rakyat yang paling penting adalah pangan. Untuk itu dalam kondisi itu semua kader PDI Perjuangan bergerak bersama bersinergi dengan pemerintah bagaimana swasembada pangan terpenuhi terkontrol dengan baik,” ujar Winarti.
Menurutnya, kebijakan pemerintah harus berpihak kepada rakyat sebagaimana intisari dari Pancasila adalah gotong royong.
“Hari ini terbukti, Pancasila masih relevan. Intisari Pancasila adalah gotong royong dalam segala hal, baik itu ekonomi, pendidikan, petani, perekonomian dan sebagainya inilah inti sila sila dari penggalian Bung Karno,” bebernya.
Selain itu, lanjutnya, nilai-nilai Pancasila juga dapat digaungkan melalui penggunaan media sosial yang sangat masif.
“Bagaimana pancasila itu hadir melalui media sosial, kita berpegang pada Pancasila menyampaikan kritik dengan baik dan sebagainya. Memberikan kritik salah satunya dengan bernyanyi, ini adalah kesenian yang harus kita hormati ini kritik yang bijaksana,” tuturnya.
Dia menegaskan bahwa seluruh nilai yang terkandung dalam Pancasila harus terus disiarkan oleh seluruh elemen bangsa.
Bandar Lampung
Winarti
PDI Perjuangan
Hari Lahir Pancasila
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
