Penjualan Sapi Kurban di Lampung Naik 40 Persen, Domba Melonjak 121 Persen
lampung@rilis.id
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Permintaan hewan kurban asal Lampung pada Iduladha 1447 Hijriah meningkat signifikan. Penjualan sapi tercatat naik 40,15 persen, sementara domba melonjak hingga 121,76 persen dibanding tahun sebelumnya.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, Lili Mawarti mengatakan peningkatan tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas ternak asal Lampung.
“Lampung terus berkontribusi besar menyuplai ternak kurban ke berbagai wilayah di Indonesia. Ini menunjukkan kapasitas produksi dan daya saing peternakan Lampung semakin baik,” ujarnya, Jumat (29/5/2026).
Berdasarkan data sementara lalu lintas ternak antarprovinsi dan antarkabupaten/kota, penjualan sapi tahun 2026 mencapai 60.429 ekor. Jumlah itu meningkat dibanding tahun 2025 yang tercatat 43.116 ekor.
Penjualan kerbau juga mengalami kenaikan dari 242 ekor menjadi 337 ekor atau naik 39,25 persen.
Lonjakan tertinggi terjadi pada komoditas domba. Tahun 2025 tercatat 1.764 ekor, sedangkan tahun ini meningkat menjadi 3.912 ekor atau naik sekitar 121,76 persen.
Sementara itu, penjualan kambing justru sedikit menurun dari 143.335 ekor menjadi 139.917 ekor atau turun 2,38 persen.
Menurut Lili, penurunan kambing dimungkinkan karena adanya pergeseran preferensi masyarakat dalam berkurban.
“Sebagian masyarakat mulai beralih menggunakan sapi, kerbau, maupun domba,” katanya.
Ia menjelaskan, data tersebut diperoleh dari lalu lintas ternak antarprovinsi serta Asosiasi Peternak dan Penggemuk Sapi Indonesia (APPSI) Wilayah Lampung.
Penjualan Sapi Kurban
Lampung
Domba
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
