PAD Tak Maksimal Meski Pemutihan Pajak, DPRD Lampung Ungkap Persoalannya
Rimadani Eka Mareta
Bandarlampung
“Saya sendiri punya tiga BPKB di rumah. Menurut data, itu masih potensi pajak. Padahal kendaraannya sudah tidak ada, ada yang hilang, ada yang dibawa orang. Saya tidak mungkin lagi bayar pajaknya karena kendaraannya sudah tidak dimanfaatkan,” ungkap Yosi.
Kondisi tersebut, kata dia, menyebabkan data kendaraan bermotor menjadi tidak valid dan berdampak pada penetapan target PAD yang terlalu tinggi.
“Hal-hal seperti ini yang harus kita satukan datanya. Jangan lagi menyebut potensi yang sesungguhnya tidak ada. Supaya saat menetapkan target, targetnya benar-benar realistis dan bisa dicapai,” pungkasnya. (*)
Komisi iii
dprd Lampung
pkb
pendapatan asli daerah
Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
