Walikota Eva Dwiana Targetkan Program Gerbek Sungai di 10 Kecamatan di Bandar Lampung
Yudha Priyanda
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana menargetkan, program groundbreaking Gerbek (Gerakan Bersih dan Berdaya Sungai) dapat berjalan di 10 Kecamatan sehingga memberikan dampak nyata mencegah banjir.
“Harapan kita semua, sungai-sungai di Bandar Lampung ini menjadi lebih baik. kita targetkan ini Gerbek sungai di 10 Kecamatan dengan bantuan Brigif 4,” ujar Eva Dwiana saat diwawancari, Selasa, (16/12/2025).
Eva optimistis, jika sungai-sungai sudah dalam kondisi baik dan mampu menampung debit air yang besar, maka risiko banjir di Bandar Lampung dapat ditekan.
“Insyallah kalau sungai-sungai ini sudah bagus dan mampu menampung debit air yang besar, Bandar Lampung tidak seperti yang kemarin-kemarin,” katanya.
Eva juga menyoroti masih adanya wilayah perbatasan yang belum memiliki sistem drainase memadai.
Untuk itu, ia berharap Brigif dapat memilih lokasi yang benar-benar belum memiliki drainase untuk dilakukan penanganan awal sebelum dilanjutkan pembangunan oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU).
“Kalau yang benar-benar belum ada bangunannya, bisa dikerjakan dulu oleh Brigif, nanti dilanjutkan oleh DPU. Jembatan yang kurang layak juga akan kita perbaiki,” jelasnya.
Sementara itu, Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) 4 Marinir/BS Kolonel Marinir Supriadi Tarigan mengatakan, kegiatan Gerbek Sungai merupakan bentuk kerja sama antara Brigif dan Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam membantu mengatasi persoalan banjir.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Wali Kota atas kepercayaan yang diberikan kepada kami untuk membantu permasalahan di Kota Bandar Lampung, khususnya banjir,” ujarnya.
Pada tahap awal, Brigif 4 Marinir/BS akan melakukan normalisasi sungai di Kecamatan Teluk Betung Timur dengan fokus pada pembersihan sampah yang menyumbat aliran sungai serta perbaikan di beberapa titik.
Bandar Lampung
Banjir
Gerebek Sungai
Brigif 4
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
