Universitas Teknokrat Bantu Kelompok Budidaya Ikan Lewat Teknologi Smart Health System

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Bandar Lampung

4 September 2025 14:28 WIB
Teknologi | Rilis ID
Foto: Istimewa
Rilis ID
Foto: Istimewa

RILISID, Bandar Lampung — Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) membantu kelompok budidaya ikan melalui teknologi tepat guna Smart Health System.

Tim dosen dan mahasiswa UTI mengimplementasikan teknologi Smart Health System untuk meningkatkan hasil produksi ikan simba di Kabupaten Pesawaran beberapa waktu lalu.

Program tersebut merupakan pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang didanai oleh Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemdiktisaintek tahun anggaran 2025.

Program ini menjadi angin segar bagi kelompok pembudidaya ikan simba. Teknologi berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat dikontrol melalui smartphone dan mampu mengintegrasikan berbagai sensor untuk memantau kondisi lingkungan perairan budidaya ikan secara real-time.

Simba Smart Health System dilengkapi dengan sensor suhu, sensor ultrasonik, sensor PIR, kamera, buzzer/alarm, serta modul pengendali ESP32.

Dengan perangkat tersebut, sistem mampu mengontrol suhu air, mendeteksi gelombang, memantau keberadaan predator, hingga memberikan peringatan dini bila terjadi ancaman terhadap ekosistem kolam.

Harapannya, teknologi ini dapat membantu petani ikan dalam menjaga kesehatan ikan, meningkatkan produktivitas, sekaligus memperluas skala usaha mereka.

Teknologi Tepat Guna untuk Masyarakat

Ketua Tim PKM UTI A. Ferico Octaviansyah, M.Kom., menjelaskan bahwa kehadiran Simba Smart Health System adalah bentuk kontribusi nyata dari perguruan tinggi dalam menyelesaikan permasalahan masyarakat melalui inovasi teknologi.

“Permasalahan utama yang sering dihadapi pembudidaya ikan adalah sulitnya menjaga stabilitas suhu air, ancaman predator, serta kerugian akibat kondisi kolam yang tidak terpantau. Dengan sistem yang kami rancang, semua parameter tersebut bisa dipantau secara otomatis dan real-time. Teknologi ini tidak hanya membantu menjaga kelangsungan hidup ikan, tetapi juga menekan biaya operasional dan meningkatkan hasil panen,” ujar Ferico dalam keterangannya, Kamis (4/9/2025).

Menampilkan halaman 1 dari 3
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Segan Simanjuntak
Tag :

Universitas Teknokrat

Kelompok Budidaya Ikan

Teknologi Smart Health System

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya