Universitas Teknokrat Indonesia Lahirkan Inovasi Tekno Plasting untuk SDGs dan Lingkungan Berkelanjutan

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Bandar Lampung

11 April 2026 14:31 WIB
Pendidikan | Rilis ID
Foto: Istimewa
Rilis ID
Foto: Istimewa

RILISID, Bandar Lampung — Universitas Teknokrat Indonesia atau UTI melahirkan inovasi Tekno Plasting untuk SDGs dan lingkungan berkelanjutan.

Inovasi itu dilahirkan mahasiswa S1 Teknik Sipil Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer UTI yang terdiri dari Selvia Catur Wahyuni, Danang Ardi Syahputra dan Erwin Hidayat. Mereka di bawah bimbingan Dr. Ir. Lilik Ariyanto, ST., MT., IPM ASEAN Eng.

Mereka mempraktekkan bagaimana limbah dan sisa konstruksi bangunan diolah dan dicetak menjadi paving blok berbentuk huruf T.

Dari tangan-tangan kreatif mahasiswa dan bimbingan Dr Lilik Ariyanto yang juga merupakan Kaprodi Teknik Sipil, bahan-bahan yang kerap dianggap tak bernilai itu justru disulap menjadi inovasi yang menjanjikan bernama Tekno Plasting.

Produk paving blok ramah lingkungan ini bukan sekadar hasil eksperimen laboratorium.

Ia lahir dari keresahan akan persoalan sampah yang kian menggunung, sekaligus kebutuhan akan material konstruksi yang lebih berkelanjutan.

Tekno Plasting menjadi bukti solusi lingkungan tidak selalu harus rumit. kadang ia berawal dari hal-hal yang selama ini kita buang begitu saja.

Selvia Catur Wahyuni, salah satu mahasiswa, dengan penuh semangat menjelaskan ide di balik inovasi itu. Baginya, perbedaan Tekno Plasting terletak pada keberanian untuk keluar dari pakem konvensional.

Jika paving blok umumnya hanya mengandalkan material standar, produk ini justru memadukan limbah sebagai bahan tambahan utama.

Hasilnya bukan hanya unik, tetapi juga membawa misi besar, mengurangi beban lingkungan.

Menampilkan halaman 1 dari 3
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS
Tag :

Universitas Teknokrat Indonesia Lahirkan Inovasi Tekno Plasting untuk SDGs dan Lingkungan Berkelanjutan

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya