Tragedi di Pantai Titian Mutiara, Direktur RSUD Bob Bazar Reni Indrayani: Tiga Meninggal, Tiga Jalani Perawatan, Satu Pulang
Ahmad Kurdy
Lampung Selatan
RILISID, Lampung Selatan — Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bob Bazar Kalianda menyatakan, tiga pelajar Sekolah Dasar (SD) dinyatakan meninggal dunia dan tiga lainnya masih mendapatkan penanganan intensif.
Hal itu dikatakan Direktur RSUD Bob Bazar Kalianda dr. Reni Indrayani terkait peristiwa tenggelamnya delapan anak yang bermain dengan perahu fiber di Pantai Titian Mutiara, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Jumat (21/3/2025).
Menurut Reni, pihaknya menerima tujuh anak yang sempat tenggelam dan langsung melakukan tindakan medis, namun ada tiga yang meninggal dunia.
Baca Juga:
"Iya, tiga meninggal dunia dan tiga masih dirawat, satu bisa pulang," kata Reni Indrayani.
Kepala Operasi SAR Bakauheni Rezie Kuswara menyatakan, Tim Gabungan langsung dikerahkan untuk mengevakuasi para korban setelah laporan pertama diterima.
Ia juga mengimbau agar masyarakat selalu waspada dan mematuhi aturan keselamatan saat beraktivitas di pantai, terutama ketika kondisi laut menunjukkan tanda-tanda tidak menentu.
Saat ini, Tim Gabungan terus melakukan pencarian terhadap satu korban yakni Raf (10) di sekitar lokasi terseret ombak.
Sebelumnya, insiden memilukan terjadi di Pantai Titian Murni, Desa Betung, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, pada Jumat (21/3/2025) sekitar pukul 10.30 WIB.
Delapan pelajar yang sedang berenang di pantai dan terseret ombak yakni MD (10), Al (12) dan MA meninggal di RSUD.
Tenggelam
Lampung Selatan
Pantai Titian
Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
