Banjir Bandar Lampung Makan Korban Jiwa, Pemkot Dituntut Solusi Konkret
Gueade
Bandar Lampung
Kemudian, buruknya tata kelola sampah, sungai, hingga drainase.
Di Bandar Lampung, RTH yang tersisa hanya 4,5 persen.
Dari 33 bukit, hampir semuanya rusak akibat penambangan dan alih fungsi lahan.
Semua sungai pun mengalami pendangkalan.
Seluruh sampah dari penjuru kota tidak dikelola, lalu sistem drainase buruk.
“Sementara, wali kota tidak pernah punya solusi konkret untuk penyelesaian banjir. Yang ada hanya meninjau dan bantuan nasi,” ujar Wahyu.
Wahyu mengatakan, aksi tersebut akan dilaksanakan secara kontinu sampai wali kota memberikan solusi.
Sebab bila terus didiamkan, banjir akan membunuh lebih banyak orang.
“Bila merasa tidak punya kompetensi, silakan mundur,” tegas Wahyu.
Wahyu juga mengecam tindakan represif dan penghalangan aksi oleh aparat.
Banjir
Bandar Lampung
demonstrasi
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
