Undang Penceramah KH Hasan Basri, Warga Tiyuh Gunung Katun Malai Peringati Isra Mi’raj
Joni Efriadi
Tulang Bawang Barat
RILISID, Tulang Bawang Barat — Memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, dilakukan warga Tiyuh Gunung Katun Malai, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Minggu (18/1/2026).
Acara di Masjid Babussalam, mendatangkan penceramah KH Hasan Basri.
Ia menyampaikan, peristiwa Isra Mi’raj merupakan salah satu mukjizat terbesar Nabi Muhammad SAW yang sarat dengan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan.
Beliau diperintahkan agar melaksanakan salat lima waktu yang menjadi bukti penting sebagai tiang agama dan sarana utama mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Lebih lanjut, makna Isra Mi’raj tidak hanya sebatas perjalanan fisik Rasulullah SAW, tetapi juga mengandung pesan spiritual agar umat Islam senantiasa meningkatkan kualitas ibadah, memperbaiki akhlak, serta menjaga hubungan baik dengan sesama manusia.
Salat menurutnya harus mampu membentuk pribadi yang jujur, disiplin, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
KH Hasan Basri juga mengajak jamaah Masjid Babussalam untuk menjadikan momentum peringatan Isra Mi’raj sebagai sarana muhasabah diri,khususnya dalam meningkatkan kualitas salat, baik dari segi pemahaman, kekhusyukan, maupun konsistensi dalam pelaksanaannya.
Ia berharap nilai-nilai yang terkandung dalam peristiwa Isra Mi’raj dapat diaplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa,bdan bernegara.
Para jamaah menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran serta tausiyah yang disampaikan KH Hasan Basri.
Menurut mereka, kehadiran KH Hasan Basri memberikan pencerahan dan menambah wawasan keagamaan bagi jamaah,khususnya dalam memahami makna Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW secara lebih mendalam.
Isra’ dan Mi’raj
Sholat
Tiyuh gunung katun malai
Tubaba
lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
