Maret 2025, Lampung Inflasi 1,58 Persen
Rimadani Eka Mareta
Bandarlampung
Sementara itu, inflasi y-on-y terendah terjadi di Kota Metro yaitu sebesar 1,39 persen dengan IHK sebesar 107,25. Komoditas yang dominan memberikan andil sumbangan inflasi y-on-y, yaitu cabai rawit sebesar 0,39 persen; emas perhiasan sebesar 0,27 persen; bahan bakar rumah tangga sebesar 0,23 persen; sigaret kretek mesin (skm) sebesar 0,16 persen; dan kelapa sebesar 0,14 persen.
Sedangkan secara m-to-m inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Mesuji yaitu sebesar 2,72 persen, dengan IHK sebesar 113,13.
Komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi m-to-m, yaitu tarif listrik sebesar 1,88 persen; bawang merah sebesar 0,46 persen; emas perhiasan sebesar 0,11 persen; tukang bukan mandor; dan telur ayam ras masing-masing sebesar 0,07 persen.
Sedangkan inflasi m-to-m terendah terjadi di Kota Bandar Lampung yaitu sebesar 1,54 persen, dengan IHK sebesar 107,54.
Komoditas yang dominan dalam memberikan andil inflasi m-to-myaitu tarif listrik sebesar 1,21 persen; bawang merah sebesar 0,14 persen; bayam sebesar 0,06 persen; daging ayam ras sebesar 0,05 persen; dan emas perhiasan sebesar 0,04 persen. (*)
Inflasi
Lampung
maret 2025
Lampung inflasi
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
