Heboh Bos Judi Online Inisial T, Presiden Tidak Tahu, Beny Dipanggil Polisi
Juan Santoso Situmeang
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Bandar judi online di Indonesia benar-benar tidak tersentuh seperti siluman. Pasalnya semua pejabat yang diungkap oleh Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran (BP2MI), Beni Rhamdani dalam Rapat Terbatas (Ratas) di Istana Negara, beberapa waktu lalu kompak mengaku tidak tahu menahu soal tersebut.
Padahal, Beni menyebut Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), kemudian Kapolri, Jenderal (Pol). Listyo Sigit Prabowo juga Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM (Menkopolhukam) saat itu Mahfud MD, sudah tahu siapa dalang judi online berinisial 'T'.
Presiden Jokowi saat peresmian Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tengah, Jumat, 26 Juli 2024, mengaku tidak tahu.
"Tanyakan ke Pak Beni saja ya," ujar Jokowi singkat.
Sebelumnya, Kapolri, Listyo Sigit Prabowo, juga mengaku tidak tahu. Bahkan akan memanggil secara khusus Beny untuk mengungkap siapa oknum tersebut.
Terakhir, Mabes Polri melalui Direktorat Tindak Pidana Umum (Dit Tipidum) akhirnya memanggil Ketua BP2MI, Beny Rhamdani untuk mengklarifikasi pernyataan yang disampaikan pada rapat terbatas di Istana Negara beberapa waktu lalu.
Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen (Pol). Trunoyudo Wisnu Andiko, menyebutkan jika pihaknya akan menjadwalkan pemanggilan tersebut Tanggal 29 Juli 2024.
"Karena Beny menyebut pertama kali inisial T sebagai pengendali judi online kepada publik, bahkan saat rapat terbatas bersama Presiden, jadi kami panggil untuk klarifikasi dan kita mulai penyelidikan," ujar Trunoyudo, Sabtu (27/7/2024).
Terakhir, Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri itu berjanji akan menyampaikan setiap perkembangan penyelidikan atas inisial T tersebut. (*)
Bandar judi online
Presiden Jokowi
Mabes Polri
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
