Sepanjang Tahun 2025, 180 Kasus Kebakaran Terjadi di Bandar Lampung, Kerugian Capai Rp9,4 Miliar
Yudha Priyanda
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung (Balam) mencatat 180 kasus kebakaran sejak 1 Januari hingga 25 November 2025.
Total kerugian dari seluruh kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp 9,4 miliar.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Damkarmat Kota Balam Irman Syaputra mengatakan, peristiwa kebakaran terjadi di berbagai kecamatan dengan beragam jenis objek yang terbakar.
Mayoritas insiden disebabkan korsleting listrik serta kelalaian masyarakat dalam menggunakan api.
“Kasus kebakaran paling banyak disebabkan oleh korsleting listrik dan kelalaian pengguna api di lingkungannya,” ujar Irman, Selasa (25/11/2025).
Berdasarkan rekapitulasi bulanan, Juni menjadi bulan dengan kasus kebakaran tertinggi, yakni 21 kejadian.
Sementara Februari tercatat sebagai bulan terendah dengan 14 kasus. Di bulan-bulan lainnya, jumlah kejadian relatif stabil pada kisaran 12 hingga 15 kasus.
Dilihat dari objeknya, kebakaran paling banyak menimpa bangunan penduduk, yaitu 57 kasus.
Disusul lahan sebanyak 20 kejadian, bangunan umum 9 kasus, serta kendaraan juga sebanyak 9 kejadian.
Selain itu, Damkarmat juga menangani insiden pada tempat usaha dan fasilitas publik, meski jumlahnya tidak signifikan.
Bandar Lampung
Kebakaran
Damkarmat
Pemadam Kebakaran
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
