Mahasiswa S1 Teknik Komputer Universitas Teknokrat Indonesia Raih Juara 1 Fotografi Nasional di CORIS 2025
Rimadani Eka Mareta
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia di tingkat nasional. Novantoro Dwi Waluyo, mahasiswa Program Studi S1 Teknik Komputer, berhasil meraih Juara 1 Lomba Fotografi Nasional dalam ajang Pekan Seni Nasional CORIS 2025 yang diselenggarakan oleh Universitas Amikom Purwokerto.
Kompetisi bergengsi yang digelar pada 15 Desember 2025 ini mengusung tema besar “Beyond Creativity, Thousand Hopes”, yang menantang peserta untuk menampilkan karya visual dengan pesan mendalam, inovatif, dan inspiratif. Dalam kategori fotografi, Novantoro tampil unggul melalui karya berjudul “Light That Lifts”, yang dinilai mampu merepresentasikan kekuatan harapan dan makna cahaya sebagai simbol optimisme di tengah tantangan kehidupan.
Karya tersebut berhasil menarik perhatian dewan juri karena kekuatan komposisi visual, pemilihan pencahayaan yang artistik, serta pesan filosofis yang kuat dan relevan dengan tema lomba. Keberhasilan ini menempatkan Novantoro sebagai juara pertama, mengungguli peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Prestasi ini sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa Teknik Komputer Universitas Teknokrat Indonesia tidak hanya unggul dalam bidang teknologi dan rekayasa, tetapi juga mampu berprestasi dalam bidang seni dan kreativitas. Capaian tersebut sejalan dengan komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa secara holistik, baik akademik maupun non-akademik.
Universitas Teknokrat Indonesia menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas capaian yang diraih oleh Novantoro Dwi Waluyo. Diharapkan prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan berani berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional.
Universitas teknokrat indonesia
mahasiswa universitas teknokrat berprestasi
teknokrat
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
