Puluhan Rumah Rusak Akibat Angin Puting Beliung di Gunung Terang Bandar Lampung

Sulaiman

Sulaiman

Bandarlampung

5 Februari 2025 11:40 WIB
Peristiwa | Rilis ID
Kondisi rumah rusak akibat puting melanda Bandar Lampung, Rabu (5/2/2025). Foto Sulaiman
Rilis ID
Kondisi rumah rusak akibat puting melanda Bandar Lampung, Rabu (5/2/2025). Foto Sulaiman

Andi mengungkapkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

"Ada satu yang mengalami luka ringan," katanya. (*)

Lihat juga video di Media Sosial Rilis.id:

@rilis.id Puluhan Rumah Rusak Akibat Angin Puting Beliung di Gunung Terang Bandar Lampung Angin puting beliung melanda Kelurahan Gunung Terang Kecamatan Langkapura Bandar Lampung, Selasa (4/2/2025). Akibatnya puluhan rumah yang berada di wilayah jalan swadaya 4 Gunung Terang rusak dan sejumlah pohon tumbang. Warga sekitar, Sugeng Prayitna Harianto mengatakan, persitwa terjadi sekitar 15.45 WIB. Saat kejadian, dirinya mengaku sedang berada di kamar. Saat itu terjadi hujan besar disertai angin kencang. "Saya pikir itu hanya hujan biasa, tapi suaranya ribut, ketika saya lihat itu atap sudah berterbangan," ujarnya. Mantan Rektor Unila ini juga menyebutkan, anggin berputra disini cukup lama. "Ketika saya sadar, air sudah masuk rumah, karena atap rumah terangkat semua," ungkapnya. Sementara, Camat Langkapura Andi Saputra mengatakan, akibat peristiwa ini sedikitnya terdapat 50 lebih rumah mengalami kerusakan. Dengan rincian, lima unit rusak parah, 30 rumah rusak ringan dan 20 rumah rusak sedang. "Yang rusak parah ini memang rumah semi permanen, sementara rumah lain atap-atap yang berterbangan," katanya. Lengkapnya baca https://lampung.rilis.id/Peristiwa/Berita/puluhan-rumah-rusak-akibat-angin-puting-beliung-5VvI atau klik link di bio profil #rilisid #rilisidlampung #rilislampung ♬ Breaking News - Dih
Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Sulaiman
Tag :

Puting Beliung

Bandar Lampung

puluhan rumah rusak

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya