Wamenkes: Lampung Masuk Prioritas Penanganan TB

Yudha Priyanda

Yudha Priyanda

Bandar Lampung

14 April 2026 14:37 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
Wakil Menteri Kesehatan dr. Benjamin Paulus Octavianus saat memberikan penghargaan pada sejumlah ASN di Pemkot Bandar Lampung. Foto: ist
Rilis ID
Wakil Menteri Kesehatan dr. Benjamin Paulus Octavianus saat memberikan penghargaan pada sejumlah ASN di Pemkot Bandar Lampung. Foto: ist

RILISID, Bandar Lampung — Wakil Menteri Kesehatan, dr. Benjamin Paulus Octavianus menegaskan bahwa penanganan Tuberkulosis (TB) menjadi prioritas nasional karena tingginya angka kematian akibat penyakit tersebut di Indonesia.

Dalam kunjungan kerjanya di Bandar Lampung, Selasa (14/4/2026), ia menyebut Indonesia saat ini menempati peringkat kedua kasus TB tertinggi di dunia dengan angka kematian mencapai 125.000 orang per tahun.

“Bapak Presiden prihatin karena setiap tahun 125.000 orang meninggal akibat TB. Saat ini Indonesia berada di peringkat kedua dunia,” ujar Benjamin.

Ia menjelaskan, pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka telah menetapkan program prioritas kesehatan, salah satunya penanggulangan TB dan pemeriksaan kesehatan gratis (CKG).

Benjamin menegaskan, penanganan TB tidak bisa hanya dilakukan oleh sektor kesehatan, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah hingga kementerian terkait.

“Kita tidak bisa hanya mengobati tanpa memperbaiki kondisi lingkungan dan rumah pasien. Ini harus lintas sektor,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa Provinsi Lampung masuk dalam 11 daerah prioritas penanganan TB. Meski demikian, capaian notifikasi kasus di Lampung menunjukkan peningkatan dari 50 persen menjadi 80 persen, dengan target di atas 90 persen pada tahun ini.

Menurutnya, salah satu tantangan terbesar adalah penularan yang terjadi di luar rumah, serta adanya kasus infeksi laten atau kuman TB yang masih “tidur” di dalam tubuh.

“Ini yang menjadi bom waktu. Orang tidak sakit sekarang, tapi bisa sakit di kemudian hari,” ujarnya.

Sebagai strategi baru, Kementerian Kesehatan akan memperluas skrining melalui program CKG secara masif, termasuk pemeriksaan terhadap seluruh kontak erat pasien.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

Bandar Lampung

Wamenkes

TB

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya