Polda Lampung Terapkan Delay System Atasi Kemacetan di Pelabuhan Bakauheni

Tampan Fernando

Tampan Fernando

Bandar Lampung

2 April 2025 10:32 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
Kondisi di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan. Foto: ist
Rilis ID
Kondisi di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan. Foto: ist

RILISID, Bandar Lampung — Polda Lampung menerapkan delay system untuk mencegah kemacetan di Pelabuhan Bakauheni saat arus balik Lebaran 2025.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Lampung Irjen Pol Helmy Santika menyampaikan penerapan delay system ini akan disesuaikan dengan kepadatan arus lalu lintas, baik di tol maupun jalan lintas.

“Dalam menghadapi arus balik, kami telah menyiapkan strategi Delay System. Namun, pelaksanaannya tetap bergantung pada volume kendaraan yang ada. Jika kepadatan masih dalam batas wajar, kami akan mengoptimalkan penggunaan kantong parkir di sekitar pelabuhan,” ujarnya, Selasa (1/4/2025).

Penerapan Delay System pada arus balik Lebaran masih mengacu pada sistem yang telah diterapkan sebelumnya, dengan kategori indikator yang terdiri dari tiga tingkat: hijau (green), kuning (yellow), dan merah (red).

“Indikator tersebut telah kami tetapkan sebagai acuan dalam pengaturan lalu lintas. Jika tingkat kepadatan mencapai kategori kuning, yang berarti antrean kendaraan telah mencapai Km 4, maka Delay System akan diaktifkan,” jelasnya.

Kendaraan yang mau masuk Pelabuhan Bakauheni akan ditahan sementara di rest area serta kantong parkir atau buffer zone di jalur lintas tengah, timur, dan barat.

Selain itu, Polda Lampung bersama dengan pemangku kepentingan terkait juga menerapkan mekanisme skrining tiket di beberapa titik, termasuk di rest area Tol Lampung serta jalan lintas dan arteri.

Skrining ini bertujuan untuk membantu pemudik yang belum memiliki tiket penyeberangan.

“Skrining tiket telah dilakukan di beberapa rest area, seperti di KM 49 dan KM 20, serta di sejumlah jalan arteri. Proses ini telah dimulai sejak periode arus mudik, sehingga diharapkan dapat mempermudah masyarakat yang belum memiliki tiket," jelasnya.

Berdasarkan data dari PT ASDP Cabang Bakauheni Lampung Selatan, jumlah pemudik dari Pulau Jawa yang telah memasuki Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Bakauheni dan Pelabuhan Wika tercatat sebanyak 933.804 orang. Data ini dihimpun sejak H-10 hingga hari kedua perayaan Idulfitri 1446 Hijriah.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Tampan Fernando
Tag :

Polda Lampung

mudik Lebaran

delay system

Pelabuhan Bakauheni

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya