Wisata Durian di Lampung Selatan Berkah Bagi Petani
Kalbi Rikardo
Lampung Selatan
RILISID, Lampung Selatan — Wisata durian di Lampung Selatan saat ini tengah menjadi pembicaraan publik. Bahkan tengah viral di media sosial (medsos). Tempat ini bernama Wisata Durian berada di Desa Suban, Kecamatan Merbau Mataram Lampung Selatan.
Tim rilislampung.id pun menghampiri lokasi Agrowisata tersebut untuk mencicipi durian, pada Selasa (28/1/2020).
Sesampainya di lokasi, pengunjung langsung dihadapkan dengan spanduk yang terikat di dahan pohon dengan bertuliskan "Selamat Datang Wisata Durian, Rp.60.000 Makan Sampai Puas".
Yudi Nopriansyah pengelola wisata durian ini mengatakan, pengunjung yang datang menghampiri tempat wisatanya ada yang berasal dari Lampung juga luar daerah.
"Durian kita ini merupakan durian jatuhan. Saat kita mencoba membuka pertama kali ternyata pengunjungnya ramai. Ada yang dari Tanjungkarang, sehari bisa mencapai 50-an orang,” kata Yudi Nopriansyah.
Menurutnya, berkat sering di publikasi oleh media, sehingga tempat ini menjadi viral. Yang masuk pun pengunjung semakin banyak, ada yang dari Bandung, Jakarta, Lampung Tengah, Lampung Timur, Pesawaran, Pringsewu.
“Itu pada datang kesini semua gara-gara pemberitaan TV itu. Akhirnya aku coba koordinir petani disini, supaya duriannya dijual ke kita dengan harga yang diatas rata-rata tengkulak, "ungkap Yudi sapaan akrabnya.
Dengan adanya wisata durian ini, Yudi mengaku petani durian sekitar menjadi semangat untuk mengirimkan durian-duriannya ke tempat wisata.
"Sehari aku bisa tampung durian mereka 500 gandeng atau 1000 butir. Dan para pengunjung bisa makan sepuasnya dengan biaya Rp.60 ribu. Tapi harus makan disini, tidak boleh dibawa pulang,” katanya.
Ketika ditanya, soal booking tempat lebih awal agar terpenuhinya tempat yang akan dipakai. Sehingga pihaknya sudah bisa mengira-kirakan.
"Nah kalau booking itu, biar pengunjung itu tidak kecewa. Umpama seperti ini, pengunjung yang sudah datang jauh-jauh kesini untuk memakan durian, bahkan ada yang dari luar Lampung ketika sampai sini stok durian kita tidak ada. Kan membuat pengunjung kecewa. Karena kan kuota durian yang jatuhan itu terbatas. Supaya sinkron saya bilang, saya terima pengunjung sehari hanya 200 orang. Khusus untuk Sabtu-Minggu kami melebihkan kuota menjadi 250 orang,” jelasnya.
Meski demikian, pihaknya juga tidak menghalangi bagi pengunjung yang belum memesan lebih awal.
“Jika ada pengunjung yang tiba namun belum membooking, pengunjung pun masih tetap bisa membeli butiran,” kata dia.
Bagi siapa saja yang ingin memesan tempat, bisa menghubungi nomor WhatsAppnya di 081279031442.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
