Wisata Durian di Lampung Selatan Berkah Bagi Petani
Kalbi Rikardo
Lampung Selatan
“Biasanya mereka telepon udah itu nanti mereka daftar, hari apa, dan berapa jumlah orangnya. Setelah itu sehari sebelumnya mereka bisa konfirmasi untuk datang ke lokasi,” ungkap pemuda rambut gondrong ini.
Sementara, Saipul pemilik lahan dan juga petani durian mengatakan, luas lahan wisata durian itu sekitar 2 hektar. Bermacam-macam jenis durian ada disini.
"Macem-macem mas jenis durian disini, ada yang tembaga, susu, dan bibit lokal. Kita panen juga menunggu duriannya jatuh sendiri. Setelah itu baru kita anter. Untuk sehari saya bisa mengantarkan 2 kali yakni pagi dan sore sebanyak 100 buah durian,” ucap Saipul.
Saipul mengaku, sejak adanya wisata durian di tempat ini, petani merasa sangat diuntungkan dibandingkan harus menjual duriannya ke tengkulak.
"Untuk harganya sangat memuaskan, jadi kami lebih baik menjual ke wisata durian. Karena selama ini ketika kami sedang musim raya. Kami suka dimainkan tengkulak. Jadi harga itu berubah-ubah. Semenjak ada wisata durian ini harga sangat memuaskan,” jelasnya.
Salah satu pengunjung dari Marga Sekampung, Kabupaten Lampung Timur Novi yang datang dengan istri dan anaknya mengaku, mendapat informasi soal wisata durian ini dari facebook temannya lalu ia membooking tempat. Agar bisa menyantap durian yang jatuh dari pohonnya bersama keluaraga.
"Ya mas, saya baru pertama kali kesini, saya tahu dari temen yang sudah pernah kesini. Saya baru tadi pagi booking. Saya tahu tempat ini dari facebook temen, terus saya minta kontak Wisata Duriannya." ujarnya. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
