Diduga Masalah Rekrutmen Honorer, Sekda Lamteng Diperiksa Polda Lampung
Yudha Priyanda
Bandar Lampung
Dugaan penyimpangan mencakup pembagian kuota nama kepada pihak tertentu serta rekayasa penyusunan anggaran gaji untuk memperoleh persetujuan DPRD.
Bahkan, beberapa tenaga honorer tambahan disebut telah menerima Surat Keputusan (SK) perpanjangan meskipun tidak pernah diangkat secara resmi.
Situasi tersebut menimbulkan dugaan adanya manipulasi data kepegawaian demi meloloskan pengangkatan honorer secara terselubung.
Praktik tersebut bertentangan dengan ketentuan pengelolaan tenaga non-ASN dan berpotensi dikenai sanksi administratif hingga pidana. (*)
Polda Lampung
Humas Polda
Tipikor
Lampung Tengah
Sekda
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
