Polda Lampung Bongkar Penyelewengan Pupuk Subsidi Lintas Provinsi, Capai 100 Ton
Tampan Fernando
Bandar Lampung
Setelah terkumpul, pupuk subsidi itu kemudian dikirim ke berbagai daerah di luar wilayah yang tercantum dalam RDKK.
“Lokus sementara berada di Lampung Tengah, lalu pupuk dibawa ke Tulang Bawang, Sumatera Selatan, Bengkulu, hingga Bangka Belitung,” ungkapnya.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, praktik penyelewengan ini diduga telah berlangsung sejak Februari 2025 hingga akhirnya terungkap. Dalam kurun waktu tersebut, pengiriman pupuk dilakukan sebanyak tiga hingga lima kali.
Jumlah pupuk bersubsidi yang disalahgunakan pun terbilang besar.
“Diperkirakan sekitar 80 sampai 100 ton pupuk bersubsidi telah disalurkan tidak sesuai peruntukan,” ujar Kombes Pol Derry.
Akibat praktik tersebut, negara diperkirakan mengalami kerugian ratusan juta rupiah.
“Estimasi kerugian kami hitung berdasarkan selisih harga pupuk subsidi dan non-subsidi, berada di kisaran Rp250 juta hingga Rp500 juta,” pungkasnya. (*)
Polda Lampung
pupuk subsidi
pupuk Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
