Komplotan Begal Mobil Maxim di Bandar Lampung Diringkus Polisi, Satu Masih DPO
Tampan Fernando
Bandar Lampung
Gagal beraksi, para pelaku langsung kabur dan sempat diburu warga. Jajaran Polresta Bandar Lampung pun langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku.
Tiga orang berhasil diringkus, dua di antaranya dilakukan tindakan tegas dengan ditembak di bagian kaki karena melawan saat ditangkap.
Kapolresta pun menegaskan agar satu pelaku yang masih DPO agar segera menyerahkan diri untuk diproses.
“Bagi yang masih kabur kami imbau untuk meyerahkan diri, kalau tidak akan tetap kami lakukan pengejaran.
Sementara pelaku E mengatakan tujuannya membegal mobil Maxim untuk modal usaha di dekat rumahnya.
“Mau bikin usaha jualan di dekat rumah, mobilnya mau dijual untuk modal usaha,” kata dia.
Ia mengaku sehari-hari bekerja sebagai kernek di Pelabuhan Panjang. E juga mengakui dirinya yang ngasih saran kepada teman-temannya untuk melakukan aksi begal.
“Saya ngasih solusi, mereka yang nanya. Saya nusuk sekali di dadanya,” kata E. (*)
begal mobil
begal Maxim
penangkapan begal
Polresta Bandar Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
