Bisa Berujung Maut, Polda Lampung dan Kemenag Larang Remaja Perang Sarung
Tampan Fernando
Bandar Lampung
"Perang sarung ini kita nilai dapat membahayakan bagi anak-anak serta bisa mengganggu ketertiban umum," katanya.
Makmur menegaskan, perang sarung yang awalnya dianggap permainan sering kali berujung pada aksi kekerasan dan tawuran.
“Kami mengimbau agar anak-anak tidak melakukan perang sarung karena bisa memicu konflik dan membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.
Menurutnya, perang sarung tidak hanya berisiko menyebabkan cedera, tetapi juga berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat yang sedang beribadah.
Untuk itu, Kemenag meminta orang tua serta pihak sekolah untuk lebih proaktif dalam mengawasi anak-anak agar tidak ikut dalam aktivitas yang berpotensi merugikan. (*)
perang sarung
Ramadan
tradisi bulan puasa
Lebaran
Polda Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
