Salam Lintas Agama dan Praktik Kerukunan Umat
Fi fita
-
Sehingga saya ikut tergerak untuk menulis masalah ini sebagai bagian dari sumbangsih dan perspektif akademisi dalam merespons setiap yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.
Representasi Agama di Indonesia
Salam lintas agama memiliki makna dan signifikansi penting dalam konteks keberagaman agama di Indonesia.
Salam lintas agama adalah praktik yang baik dalam upaya menjaga kerukunan umat beragama. Bahwa masyarakat Indonesia itu majemuk, terdiri dari beragama agama.
Maka dari itu, salam lintas agama adalah praktik baik untuk kerukunan umat. Bukan upaya mencampuradukkan ajaran agama.
Dalam praktiknya, salam lintas agama menjadi sarana menebar damai yang juga merupakan ajaran setiap agama.
Ini sekaligus menjadi wahana bertegur sapa dan menjalin keakraban. Bukan dalam rangka mencampur adukkan keimanan seseorang.
Salam lintas agama yang dipraktekkan pada kegiatan-kegiatan resmi ini sebenarnya dimaksudkan sebagai salam penghormatan kepada seluruh pemeluk agama, sekaligus sebagai simbol kerukunan dan toleransi beragama.
Salam lintas agama adalah bentuk komunikasi sosial yang secara empiris terbukti produktif dan berkontribusi meningkatkan kualitas kerukunan umat beragama.
Salam lintas agama justru mencerminkan keberagaman dan toleransi antar umat beragama di negara ini.
Uin ril
universitas islam negeri lampung
rektor
salam lintas agama
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
