Wakil Rektor III UIN Raden Intan Tekankan Calon Duta Kampus Perkuat Karakter Intelektual, Spiritual, dan Integritas

Tampan Fernando

Tampan Fernando

Bandar Lampung

29 April 2026 07:01 WIB
Pendidikan | Rilis ID
Wakil Rektor III UIN Raden Intan Tekankan Calon Duta Kampus Perkuat Karakter Intelektual, Spiritual, dan Integritas. Foto: ist
Rilis ID
Wakil Rektor III UIN Raden Intan Tekankan Calon Duta Kampus Perkuat Karakter Intelektual, Spiritual, dan Integritas. Foto: ist

RILISID, Bandar Lampung — Wakil Rektor (WR) III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL), Bambang Budiwiranto, Ph.D., menekankan pentingnya penguatan karakter intelektual, spiritual, dan integritas kepada para calon Duta Kampus. Hal ini disampaikan saat memberikan materi dan arahan dalam rangkaian karantina pemilihan Duta Kampus 2026 di Lamban Raden Intan, Jumat (24/4).

Menurut Bambang, para peserta duta kampus merupakan representasi mahasiswa UIN Raden Intan Lampung, sehingga harus mencerminkan nilai-nilai utama kampus.

Ia menjelaskan, UIN Raden Intan Lampung memiliki motto Ber-ISI, yang menjadi kompas dalam pengembangan karakter mahasiswa. “Kalau ada motto, berarti kita punya kompas. Motto kita ber-ISI, yaitu intellectuality, spirituality, dan integrity,” ujarnya.

Ia menerangkan, intellectuality berarti memiliki kapasitas keilmuan, wawasan, norma, serta kemampuan berpikir yang baik. Sementara spirituality berkaitan dengan aspek rohani dan pembentukan nurani. Sedangkan integrity adalah kepatuhan terhadap nilai dan aturan.

Karena itu, ia meminta para calon duta kampus menginternalisasikan nilai tersebut, sebab mereka akan merepresentasikan wajah mahasiswa UIN Raden Intan Lampung.

“Kalian harus mencerminkan itu, bagaimana merepresentasikan mahasiswa UIN yang punya intellectuality, spirituality, dan integrity,” katanya kepada calon duta.

Pada aspek intelektual, Bambang menekankan pentingnya memperkuat budaya membaca. Menurutnya, kekuatan utama mahasiswa terletak pada literasi dan penguasaan ilmu, terutama Islamic studies sebagai core keilmuan di UIN.

“Mahasiswa itu agent of social change. Karena itu, perbanyak bacaan, terutama kajian-kajian keislaman,” ujarnya.

Ia juga membagikan pengalamannya dalam meningkatkan kapasitas diri, salah satunya dengan menargetkan kemampuan bahasa asing setiap semester.

Selain itu, alumni magister & doktoral Australia ini berbagi pengalaman pribadi tentang pentingnya peningkatan kemampuan bahasa. Ia mengaku setiap semester selalu memiliki target tambahan kemampuan berbahasa sebagai bekal menghadapi persaingan global.

Menampilkan halaman 1 dari 3
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Tampan Fernando
Tag :

Duta Kampus

UIN RIL

UIN Raden Intan

Warek UIN RIL

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya