Firsada : Angka Prevalensi Stunting di Tubaba Menurun

Joni Efriadi

Joni Efriadi

Tulang bawang barat

2 Mei 2024 20:08 WIB
Kesehatan | Rilis ID
Firsada Poto bersama usai acara rapat rembuk stunting
Rilis ID
Firsada Poto bersama usai acara rapat rembuk stunting

RILISID, Tulang bawang barat — Penjabat (Pj)Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Drs. M. Firsada, M. Si., optimis angka prevalensi stunting akan turun hingga zero stunting. 

Hal itu diungkapkan Firsada saat membuka rapat rembuk stunting kabupaten setempat, di ruang rapat Bupati, Kamis (02/05/2024).

Selain itu, dilakukan penandatanganan komitmen bersama percepatan penurunan stunting di kabupaten Ragem Sai Mangi Wawai.

Dalam acara tersebut, Firsada mengatakan, agar semua target dapat terlaksana, ada Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS).

Dimana Tim tersebut,  bertugas mengkoordinasikan, mensinergikan, dan mengevaluasi penyelenggaraan percepatan penurunan stunting.

"Tim ini bekerja melibatkan semua Dinas terkait. Mulai dari kecamatan sampai Kabupaten yang berfokus pada Penurunan Prevalensi Stunting, " jelasnya. 

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Tubaba, Majril mengatakan, saat ini Indonesia urutan ke-27 dari 154 negara berdasarkan data UNICEF Tahun 2023.

Ia menambahkan stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak juga pertumbuhan tubuh dan otak akibat kekurangan gizi kronis.

'Ini terjadi dalam fase golden age atau 1000 hari pertama kehidupan, " katanya. 

Sehingga, kata kadis, anak lebih pendek dari usia normalnya. Bahkan  juga memiliki keterbatasan dalam berpikir. 

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Juan Santoso Situmeang
Tag :

rembuk stunting

TPPS

Zero Stunting

Dinkes

Tubaba

Lampung

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya