Fenomena Supermoon, BMKG Lampung Umumkan Waspada Banjir Rob pada 3–9 Desember 2025
Rimadani Eka Mareta
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Panjang resmi mengeluarkan Peringatan Dini Pasang Maksimum atau banjir rob yang berlaku pada 3–9 Desember 2025.
Peringatan ini disampaikan menyusul adanya potensi peningkatan tinggi muka air laut akibat fenomena Supermoon.
BMKG menjelaskan bahwa fenomena Supermoon, yaitu kondisi ketika jarak bulan berada pada titik terdekat dengan Bumi dan bertepatan dengan fase bulan purnama, akan terjadi pada 4 Desember 2025. Kondisi astronomis ini berpotensi memicu pasang air laut maksimum, terutama di wilayah pesisir Lampung.
BMKG mengimbau agar masyarakat di beberapa daerah pesisir mewaspadai potensi banjir rob, terutama di wilayah Pesisir Bandar Lampung, Pesisir Tanggamus, Pesisir Lampung Selatan, Pesisir Pesawaran, Pesisir Timur Lampung dan Pesisir Barat Lampung.
BMKG mengingatkan bahwa kondisi pasang maksimum ini dapat mengganggu sejumlah aktivitas masyarakat, terutama:
Aktivitas bongkar muat di pelabuhan;
Kegiatan perikanan darat;
Aktivitas di sekitar pemukiman pesisir;
Kegiatan di sekitar pelabuhan dan tambatan perahu.
Masyarakat diminta tetap waspada, mengikuti perkembangan informasi resmi dari BMKG, serta mengantisipasi potensi genangan di area pesisir selama periode peringatan berlangsung. (*)
Banjir
banjir rob
Lampung
pasang maksimum
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
