Dua Siswa SMK Diduga Terlibat Jual Beli Tembakau Sintetis, Kadisdikbud Lampung Siapkan Langkah Khusus
Rimadani Eka Mareta
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Dugaan keterlibatan dua siswa SMK dalam kasus jual beli tembakau sistesis di Kota Bandar Lampung langsung mendapat perhatian serius.
Kadisdikbud Lampung, Thomas Amirico, menegaskan pihaknya akan mengambil langkah tegas sekaligus preventif agar kasus serupa tidak kembali terulang.
Thomas mengatakan, peristiwa tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi dunia pendidikan, khususnya dalam melakukan mitigasi dini terhadap potensi penyimpangan perilaku siswa.
Baca Juga:
“Ini menjadi koreksi bagi kami bagaimana melakukan mitigasi awal terhadap anak-anak yang diduga melakukan penyimpangan, termasuk penyalahgunaan dan peredaran narkoba,” ujar Thomas Amirico saat diwawancarai, Minggu (11/1/2026).
Ia menekankan, pencegahan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah semata, tetapi membutuhkan peran aktif guru, pimpinan sekolah, hingga orang tua siswa. Menurutnya, pengawasan harus dilakukan baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah.
“Peran guru dan orang tua harus dimaksimalkan. Di luar sekolah pun guru dan orang tua harus terus berkoordinasi agar anak-anak bisa dipantau pergaulannya, memiliki lingkungan yang baik, dan tidak mudah terpengaruh ajakan negatif,” jelasnya.
Disdikbud Lampung, lanjut Thomas, telah menyiapkan langkah-langkah penanganan khusus sesuai dengan surat edaran Gubernur Lampung terkait pelanggaran siswa, termasuk penyalahgunaan narkoba.
“Jika dari hasil laporan kepolisian siswa tersebut terbukti sebagai pengguna atau bahkan pengedar, tentu akan ada tindakan tegas dari kami. Penanganan ini penting agar tidak mengkontaminasi siswa lain dan lingkungan sekolah,” tegasnya.
Meski demikian, Thomas memastikan setiap langkah yang diambil tetap mengacu pada aturan yang berlaku serta memperhatikan aspek pembinaan dan perlindungan anak, tanpa mengesampingkan proses hukum yang berjalan.
Kasus ini sekaligus menjadi peringatan bagi seluruh satuan pendidikan di Lampung untuk memperkuat pengawasan, edukasi bahaya narkoba, serta sinergi antara sekolah, orang tua, dan aparat penegak hukum.
Smk
siswa smk
Kadisdikbud Lampung
jual beli tembakau sistesis
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
