Arinal Terima Penghargaan Adhikarya Nararya Pembangunan Pertanian

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Bandarlampung

14 Agustus 2023 14:31 WIB
Peristiwa | Rilis ID
Wapres saat menyerahkan penghargaan kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Senin (14/8/2023). Foto: Biro Adpim
Rilis ID
Wapres saat menyerahkan penghargaan kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Senin (14/8/2023). Foto: Biro Adpim

Produksi beras pada 2022 tercatat lebih baik dari 2021, yakni mencapai 31,5 juta ton. Pada tataran makro, sektor pertanian tumbuh positif secara konsisten. Ekspor produk pertanian pada 2022 berkisar Rp658 triliun.

Sementara itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyampaikan bahwa penghargaan Adhikarya Pembangunan Pertanian ini adalah sebagai wujud apresiasi dan ungkapan terimakasih kepada para pihak yang telah membuktikan dedikasi, kerja keras, curahan tenaga, pikiran dan waktunya untuk mensuskseskan pembangunan pertanian di tanah air.

"Penghargaan ini diharapkan dapat semakin memotivasi berbagai pihak selama terlibat dalam pelaksanaan pembangunan di sektor pertanian," katanya.

Peningkatan produksi pertanian merupakan komitmen Arinal untuk memajukan pertanian Lampung, termasuk peningkatan produksi.

Ini dapat dilihat dari capaian produksi padi tahun 2022 berdasarkan angka Siscrop sebesar 3,2 juta ton dari target 2,8 juta ton. Sedangkan target produksi padi tahun ini sebesar 3 juta ton.

Capaian ini menempatkan Lampung dalam enam provinsi yang berkontribusi terhadap produksi nasional. Di mana Kabupaten Lampung Tengah memberikan kontribusi produksi padi sebesar 10,5 persen atau menempati urutan pertama.

Beberapa upaya yang dilakukan dalam mendukung capaian produksi padi, antara lain memfasilitasi bantuan benih pada lokasi perluasan areal tanam maupun dalam peningkatan indeks pertanaman; pengamanan produksi dengan menekan populasi serangan OPT; penerapan teknologi dan inovasi yang semakin digiatkan untuk meningkatkan produktivitas.

Kemudian, mengubah pola pertanian tradisional menuju pertanian modern; penerapan peningkatan indeks pertanaman padi dari IP 1 menjadi 2, IP-2 menjadi IP-3 bahkan sudah ada petani menerapkan IP-4 meskipun hanya pada daerah tertentu yang telah menguasai dan menerapkan budidaya padi sehat.

Selanjutnya, penerapan peningkatan IP seluas 3.934 hektar; pengenalan sekaligus penerapan menerapkan biosaka sebagai elisitor yang baik bagi pertumbuhan tanaman.

Tanam padi pada periode Oktober 2022 sampai dengan Juni 2023 sudah mencapai 503.171 hektare (Ha) atau meningkat 7.973 ha dibandingkan periode yang sama pada tahun 2022 yaitu sebesar 495.198 ha.

Menampilkan halaman 2 dari 3

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Segan Simanjuntak
Tag :

Arinal

Penghargaan Adhikarya Nararya Pembangunan Pertanian

Gubernur Lampung

Wapres

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya