Tak Dilibatkan Dalam Festival Krakatau, Keluarga Radin Inten II Protes Penggunaan Tuping
Ahmad Kurdy
Lampung Selatan
1. Memberikan klarifikasi terbuka terkait pengangkatan tema Tuping 12 tanpa pelibatan ahli waris;
2. Menyampaikan permintaan maaf secara resmi kepada keluarga besar dan masyarakat adat Keratuan Darah Putih;
3. Menyusun mekanisme pelibatan budaya yang inklusif dan beretika, guna mencegah kesalahan serupa di masa depan;
4. Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses kreatif dan kuratorial Festival Krakatau 2025.
“Kami membuka ruang dialog, tapi jika tak ada itikad baik dari pihak penyelenggara, kami siap menempuh jalur hukum dan advokasi budaya. Warisan ini bukan milik publik semata ini adalah identitas dan tanggung jawab moral kami untuk menjaganya,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, Dinas Pariwisata Provinsi Lampung belum memberikan tanggapan resmi atas protes dari keluarga ahli waris Radin Inten II. (*)
Tuping
Lampung
Festival Krakatau
Provinsi Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
