Pemkot Bandar Lampung Bidik Investasi Rp 4,5 Triliun pada 2026
Yudha Priyanda
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menargetkan nilai investasi sebesar Rp4,5 triliun pada tahun 2026.
Kepala DPMPTSP Kota Bandar Lampung, Febriana, mengatakan peningkatan target itu didasarkan pada realisasi investasi tahun 2025 yang melampaui target yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
Pada 2025, Pemkot Bandar Lampung menargetkan investasi sebesar Rp2,7 triliun. Namun hingga akhir tahun, realisasinya tercatat lebih dari Rp3 triliun.
“Pada tahun 2025 target investasi Rp2,7 triliun, dan realisasinya bisa melampaui hingga lebih dari Rp3 triliun,” kata Febriana, Kamis, (12/3/2026).
Ia menjelaskan, sektor perhotelan dan restoran menjadi salah satu penyumbang terbesar dalam realisasi investasi di Kota Bandar Lampung.
Menurutnya, pertumbuhan kedua sektor tersebut cukup signifikan dan memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan investasi daerah.
Febriana juga menekankan bahwa data realisasi investasi sangat bergantung pada kedisiplinan para pelaku usaha dalam menyampaikan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM).
Pelaku usaha diwajibkan menyampaikan laporan perkembangan investasi secara berkala melalui sistem LKPM, baik setiap tiga bulan maupun enam bulan sekali. Laporan tersebut menjadi salah satu acuan pemerintah dalam memantau perkembangan investasi di daerah.
“Melalui LKPM, pemerintah dapat memantau secara langsung perkembangan investasi yang masuk ke Kota Bandar Lampung,” ujarnya.
DPMPTSP juga mengingatkan bahwa pelaku usaha yang tidak menyampaikan laporan LKPM dapat dikenakan sanksi administratif. Sanksi diberikan secara bertahap, mulai dari teguran tertulis hingga pencabutan izin usaha jika kewajiban pelaporan tidak dipenuhi.
Bandar Lampung
DPMPTSP
Investasi
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
