Takut Kisruh, Komisi II Bakal Panggil OPD dan Pedagang Pasar Smep
Anonymous
Bandarlampung
Pasalnya, sejak revitalisasi pasar itu bergulir pemerintah Kota Bandarlampung dinilai minim mensosialisakan spesifikasi gedung tersebut.
Ketua HPPS Sarbini, menyebut hingga saat ini Pemkot Bandarlampung belum melakukan sosialisasi terkait hal tersebut.
"Kami hanya diberi tahu oleh Kepala Dinas Perdagangan yang baru waktu itu, bahwa pembangunan pasar smep ini akan bergulir, kemudian pemkot hanya menjamin bahwa gedung itu bakal bisa menampung semua eks pedagang pasar smep," kata dia.
Sedangkan HPPS khawatir, spesifikasi gedung Pasar Smep justru tidak mampu menampung seluruh pedagang.
"Sedangkan sampai saat ini, UPT belum mendata kami sebagai pedagang yang akan berjualan disana, khawatirnya nanti gedung itu tidak mampu menampung para pedagang," kata dia.
"Kami belum dilibatkan untuk pendataan berapa jumlah pedagang hamparan dan kios, takutnya jumlah kios yang tersedia tidak mampu menampung kami," ujar dia.
Kendati begitu, ketua HPPS ini berharap agar Pemkot Bandarlampung melibatkan para pedagang, agar perencanaan tersebut sesuai dengan harapan. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
