Menag Minta Pimpinan PTKIN Pastikan Kampusnya Bebas Anasir Terorisme

Elvi R

Elvi R

Jakarta

4 Juni 2018 14:07 WIB
Nasional | Rilis ID
Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma
Rilis ID
Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILISID, Jakarta — Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, tertangkapnya tiga terduga teroris di kampus Universitas Riau (UNRI), serta dua buah bom pipa besi dan bahan peledak triacetone triperoxide (TATP) mencoreng eksistensi kampus yang mengemban tridarma perguruan tinggi, yakni pendidikan,  penelitian, dan pengabdian masyarakat. 

Selaku pembina Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI),  Menag meminta para rektor dan ketua untuk memastikan kampusnya tidak menjadi ruang persemaian radikalisme dan terorisme. 

"Saya minta setiap rektor dan ketua PTKI benar-benar turun ke bawah untuk menjaga dan memastikan bahwa setiap sudut wilayah civitas akademika terbebas dan bersih dari anasir terorisme," tegas Menag di Jakarta, baru-baru ini.

Menag menyebut,  kebebasan akademik kampus harus tetap dan terus terjaga. Namun,  kampus juga tidak boleh dikotori oleh tindakan terorisme.

"Kebebasan kampus sama sekali bukan bermakna bebas lakukan upaya terorisme," tandasnya.

Rektor Universitas Riau, Aras Mulyadi mengutuk keras atas kegiatan terduga teroris di kampusnya yang merakit bom. Menurutnya,  tindakan itu merupakan kegiatan  terlarang di kampusnya. 

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya