Dari 35 Anggota DPRD Lambar, Hanya Satu Buka Suara Tanggapi Janji PUPR Soal Jalan Rusak
Arya Besari
Lampung Barat
Ia juga menilai semangat gotong royong masyarakat harus menjadi bahan introspeksi bagi pemerintah daerah.
“Mereka rela berkorban waktu, tenaga, bahkan materi demi kepentingan umum. Itu pengorbanan besar yang harus dihargai,” ujarnya.
Lebih lanjut, Nopiyadi mengingatkan seluruh pemangku kebijakan agar serius memperhatikan titik-titik rawan seperti ruas Liwa-Seranggas.
“Kalau situasi ini terus dibiarkan, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan terus menurun,” kata Nopiyadi.
“Ini bukan soal politik, tapi soal tanggung jawab terhadap rakyat. Pemerintah harus hadir dengan tindakan nyata, bukan hanya janji,” pungkasnya.
Sikap kritis Nopiyadi menjadi sorotan di tengah diamnya sebagian besar anggota DPRD Lambar terhadap persoalan infrastruktur. (*)
Anggota DPRD Lambar
Satu Anggota
buka suara
jalan rusak
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
