Curhat Orangtua Peserta Lomba Renang Kapolda Cup: Anak Batal Tanding, Ada yang Pulang-pulang Sakit
Tampan Fernando
Bandar Lampung
“Anehnya dimana mana di semua event, umur yang lebih kecil selalu didahulukan mengingat skala umur yang lebih kecil, dan ini event yang berhubungan dengan air, cuaca hujan kondisi dingin. Menunggu dari jam 1 siang baru turun kolam jam 19.30,” tulisnya.
“Kelas anak-anak TK/PAUD dan SD untuk penutup acara, jam 8 anak saya kelas TK dan SD baru turun di sesi terkhir, banyak atlet kecil-kecil pada menangis,” tulis akun @Novinurmania.
Hal senada disampaikan akun @TyasKebaya yang menurutnya perlu membuat waktu yang lebih Panjang untuk peserta yang mencapai 2 ribuan orang.
“Anak menunggu dari pagi sampai malam hari. Ditambah dengan kondisi malam itu hujan. Harusnya panitia bisa mengira-ira dan menghitung waktu, dengan jumlah peserta lebih dari 2000 orang, bagaimana teknis terbaiknya. Hari diperpanjang atau panitia dibanyakin,” tulisnya.
Akun @Muhammadkurniawan menyampaikan saran agar ke depan panitia bisa mengatur jadwal pertandingan yang lebih baik.
“Semoga panitia memperbaiki manajemennya. Perbanyak panitianya, kalau buka pendaftaran banyak harus siap menambah jumlah panitianya juga. Jangan bilang efisiensi ya,” tulisnya.
Diketahui, kejuaraan renang ini digelar selama dua hari, 28-29 Juni 2025, dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79. Total peserta mencapai 2.200 orang, terbagi dalam dua kategori utama: Fun Swimming dan Championship.
Kategori Fun Swimming diikuti 1.550 peserta, sebagian besar anak-anak dan pemula. Sementara kelas Championship diikuti 650 atlet muda yang bersaing dalam 1.928 nomor lomba, mencakup berbagai gaya seperti bebas, dada, punggung, kupu-kupu, hingga gaya ganti dan kick board. (*)
kejuaraan renang
Kapolda lampung cup
lomba renang Lampung
Lampung Swimming Festival
panitia tidak becus
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
