Kisah Dosen UBL: Kuliah Doktor Bareng Suami di Australia, Mau Mudik Tapi Tak Bisa Pulang

Rahmawati

Rahmawati

Sydney, Australia

2 April 2023 15:09 WIB
Ramadhan | Rilis ID
Shofia Islamia Ishar, suami, dan dua anaknya. Foto: dokumentasi pribadi
Rilis ID
Shofia Islamia Ishar, suami, dan dua anaknya. Foto: dokumentasi pribadi

LPDP memberinya kesempatan untuk mengejar gelar doktor di School of Build Environment, UNSW Sydney. Namun, baru pada 2022 terwujud karena keinginannya mengejar doktor bersama suami. 

Soal Ramadan di Australia dan Indonesia, bagi Shofia dan keluarga tidak terlalu jauh berbeda. Sebab di Aussie, mencari makanan halal dan bumbu masakan Indonesia tidak sulit. 

“Beda suasana saja. Sebab kalau di sini kan nggak banyak yang berpuasa, jadi rasanya tak seperti bulan Ramadan, seperti hari biasa saja," ungkapnya kepada Rilis.id Lampung, Minggu (2/4/2023). 

Tidak berbeda jauh dengan di Indonesia, waktu subuh di Australia sekarang ini pukul 04.44 WIB. Sementara, saat berbuka puasa lebih cepat yakni pukul 17.50 WIB.

Menariknya, selama Ramadan ada satu jalan yang dialokasikan untuk 'Ramadan Night Festival' dengan banyaknya kuliner ala pedagang kaki lima.

Shofia juga mengaku tak sulit mencari tempat ibadah di kampus. Sebab, ada alokasi satu lantai untuk umat Islam dan Kristen di gedung yang sama, Square House.

"Gedung itu menjadi pusat kegiatan keagamaan. Jadi satu gedung untuk bermacam agama,” ungkap Shofia.

Yang agak menyesakkan dada adalah ketika saat Lebaran tiba. Dengan status sebagai mahasiswa, sulit baginya dan keluarga pulang kampung. 

Sebab, selama Ramadan dan Idul fitri aktivitas kampus tetap berjalan seperti biasa. Bimbingan jalan terus, begitu juga dengan riset.

"Anak-anak juga tetap sekolah selama Ramadan. Sementara, kami sangat kangen pulang,” tutup Shofia. (*) 

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

Shofia ishar

UBL

UNSW

Ramadan

Australia

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya