Indra Pradya: Inti Berbicara di Depan Umum, Menangkan Crowd!

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

BANDARLAMPUNG

9 Januari 2021 11:29 WIB
Humaniora | Rilis ID
 Spokeperson Indra Pradya saat mengisi materi public speaking workshop di Koma Space, Bandarlampung yang digelar Kelas Minat, Jumat (8/1/2021)./FOTO ISTIMEWA
Rilis ID
Spokeperson Indra Pradya saat mengisi materi public speaking workshop di Koma Space, Bandarlampung yang digelar Kelas Minat, Jumat (8/1/2021)./FOTO ISTIMEWA

RILISID, BANDARLAMPUNG — Public speaking merupakan kemampuan berkomunikasi dengan orang lain. Maksud berbicara di depan umum pun bermacam-macam.

Pertama, informative speaking. Yang bermaksud menginformasikan kepada audiens tentang topik tertentu.

Kedua, persuasive speaking. Digunakan ketika seseorang memutuskan untuk meyakinkan presentasi atau ide-ide mereka kepada pendengar. Tujuannya adalah meyakinkan atau membujuk orang untuk percaya pada sudut pandang tertentu. Ketiga, entertaining speaking. Untuk memikat perhatian penonton dan atau menghibur mereka saat menyampaikan pesan.

Demikian dipaparkan spokeperson Indra Pradya saat mengisi materi public speaking workshop di Koma Space, Bandarlampung, yang digelar Kelas Minat, Jumat (8/1/2021).

”Intinya dalam berbicara di depan umum adalah memenangkan crowd. Mendapatkan perhatian orang atas yang kita sampaikan. Ini berhasil ketika orang menyimak apa yang kita sampaikan. Atau calon klien bisnis juga tertarik dengan produk yang kita tawarkan. Untuk motivator, guru, dan pembicara seminar juga perlu pandai dalam berkomunikasi,” kata Indra.

Dalam pelatihan itu, Indra yang juga travel blogger ini menggali kemampuan 20 peserta untuk berbicara depan umum. Sebab, dengan kemampuan berbicara tersebut, seseorang dapat meraih banyak hal.

Sementara, Habib Syahputra, salah satu founder Kelas Minat mengatakan, public speaking workshop merupakan event pertama pada 2021. Setiap Jumat, Kelas Minat membuka kelas untuk minat-minat tertentu. Sesuai dengan permintaan member. Setelah public speaking, Kelas Minat sudah menyiapkan workshop selanjutnya.

Yakni pada 15 Januari 2021 menggelar pelatihan fotografi jurnalistik. Mentornya yakni fotografer SKH Radar Lampung Muhammad Tegar Mujahid. Kemudian pada 22 Januari 2021, materi fotografi dengan tema Thinking with Photography. Mentornya adalah Habib Syahputra yang juga merupakan praktisi fotografi.

”Kami punya niat yang sama agar Lampung lebih kreatif. Kami merupakan prototipe dari komunitas-komunitas yang sudah ada. Khusus di Kelas Minat, kami memfasilitasi keminatan apapun. Tapi niat kami, Kelas Minat ini terbuka untuk umum dan setiap pelatihan harus gratis,” kata Habib saat memberi pengantar dalam public speaking workshop.

Tentang Kelas Minat

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Wirahadikusumah
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya