Sidak di 15 Kabupaten/Kota, Polda Lampung Pastikan Harga Beras Stabil Jelang Nataru
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Satgas Pengendalian Harga Beras Polda Lampung melakukan pengecekan serentak di 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung pada Selasa (25/11/2025).
Langkah ini merupakan tindak lanjut perintah Satgas Pengendalian Harga Beras Nasional yang diketuai Kabareskrim Polri untuk memastikan stabilitas pasokan dan harga beras menjelang akhir tahun.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari, mengatakan pengecekan dilakukan untuk memastikan seluruh harga beras di pasar tradisional maupun ritel modern tetap sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Polda Lampung melalui Satgas Pengendalian Harga Beras melakukan pemeriksaan menyeluruh di 15 wilayah. Hasilnya, seluruh harga beras medium dan premium masih berada dalam batas HET,” ujar Yuni, Rabu (26/11/2025).
Ia menjelaskan pemantauan tersebut tidak menemukan adanya indikasi kelangkaan, penimbunan, ataupun lonjakan harga di seluruh titik pemeriksaan.
Kabid Humas menegaskan Satgas akan terus melakukan monitoring rutin untuk menjaga stabilitas harga sekaligus mencegah potensi pelanggaran yang merugikan masyarakat.
“Kami memastikan pengawasan dilakukan secara berkelanjutan di seluruh wilayah hukum Polda Lampung. Jika ditemukan penyimpangan, Satgas akan segera mengambil tindakan tegas,” kata Yuni.
Harga Beras di Lapangan:
Pemantauan di sejumlah daerah menunjukkan seluruh harga beras masih berada dalam ketentuan pemerintah, di antaranya:
• Pesawaran: Beras medium merek Sania, Ramos, BM, dan Pak Tani dijual Rp13.300–13.500; premium seperti Raja Platinum dan Udang Rp14.900.
Sidak pangan
Polda Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
