Premanisme Hambat Investasi Masuk Lampung, Kapolda: Perlu Kolaborasi Ciptakan Keamanan
Tampan Fernando
Bandar Lampung
“Setiap akhir pekan, Lampung kedatangan banyak wisatawan dari luar daerah, terutama berpelat A, B, dan BG. Ini peluang besar, tapi juga tantangan dalam menjaga ketertiban,” tambahnya.
Ia turut menyinggung kasus penghadangan truk di Way Kanan dan Lampung Utara yang merugikan sektor logistik.
“Polisi tidak bisa berada di semua tempat setiap saat. Dibutuhkan peran aktif masyarakat untuk melawan aksi-aksi yang meresahkan,” tegas Helmy.
Mengakhiri sambutannya, Helmy mengajak masyarakat memanfaatkan penyuluhan ini sebagai momentum meningkatkan pemahaman hukum dan memperkuat komitmen bersama menjaga keamanan.
“Kita semua bertanggung jawab menciptakan suasana kondusif, demi kenyamanan warga dan kepercayaan investor,” pungkasnya.
Kegiatan ini turut menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Dr. Lakoni, SH, MH (Kabid Penegakan Hukum Satpol PP Provinsi Lampung), Dr. Beny, SH, MH (Dosen Universitas Bandar Lampung), Kombes Pol Pahala Simanjuntak, SIK (Dirreskrimum Polda Lampung). (*)
preman Lampung
Kapolda Lampung
Helmy Santika
aksi premanisme
pungli Lampung
Polda Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
