Polda Lampung Catat 11.954 Kasus Kejahatan Terjadi Sepanjang 2025, Naik Drastis Dibanding Tahun Lalu
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Kepolisian Daerah (Polda) Lampung mencatat peningkatan jumlah tindak pidana sepanjang Januari hingga November 2025. Meski demikian, Kapolda Lampung menegaskan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Lampung tetap terjaga dan kondusif.
Berdasarkan rilis akhir tahun 2025, total kejahatan yang tercatat mencapai 11.954 kasus. Angka ini meningkat 876 kasus dibandingkan periode yang sama pada 2024. Kenaikan paling signifikan terjadi pada kejahatan konvensional, khususnya pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor (C3), serta kejahatan jalanan lainnya.
Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf menyebut, peningkatan jumlah laporan justru menunjukkan tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
“Setiap laporan yang masuk kami tindak lanjuti secara profesional dan transparan. Ini menandakan masyarakat semakin percaya kepada Polri,” ujar Helfi saat rilis akhir tahun 2025, Senin (29/12/2025).
Ia menjelaskan, meski angka kejahatan meningkat sekitar 7,9 persen, jumlah penyelesaian perkara tercatat sebanyak 4.312 kasus. Angka tersebut menurun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 6.463 kasus.
Dalam menjaga stabilitas kamtibmas, Polda Lampung bersama jajaran telah menggelar 11 operasi kepolisian sepanjang 2025, terdiri dari enam operasi terpusat dan lima operasi kewilayahan. Operasi tersebut antara lain Operasi Ketupat, Lilin, Pekat, hingga Sikat Krakatau.
Ke depan, Helfi menegaskan strategi kepolisian tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan langkah preemtif dan preventif dengan pendekatan humanis sesuai prinsip Polri Presisi.
“Penegakan hukum tetap berjalan, namun kami mengutamakan pendekatan yang humanis demi kenyamanan dan keamanan masyarakat Lampung,” tegasnya.
Selain itu, Polda Lampung terus mendorong peran strategis media massa sebagai mitra dalam menjaga stabilitas kamtibmas melalui penyampaian informasi yang akurat dan berimbang.
“Kami mengajak rekan-rekan media untuk bersama-sama menghadirkan informasi yang informatif dan bertanggung jawab, sehingga dapat menjadi rujukan yang menyejukkan bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)
Polda Lampung
rilis akhir tahun
Kapolda Lampung
kasus kejahatan lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
