Hadapi Musim Hujan, Polda Lampung Siagakan Ribuan Personel di 114 Titik Rawan Bencana

Tampan Fernando

Tampan Fernando

Bandar Lampung

5 November 2025 13:23 WIB
Hukum | Rilis ID
Polda Lampung menggelar apel kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam di Lapangan Korpri, Komplek Pemprov Lampung, Rabu (5/11/2025). Foto: ist
Rilis ID
Polda Lampung menggelar apel kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam di Lapangan Korpri, Komplek Pemprov Lampung, Rabu (5/11/2025). Foto: ist

RILISID, Bandar Lampung — Menyambut datangnya musim penghujan, Polda Lampung menyiapkan langkah antisipatif dengan menggelar Apel Siaga Bencana di Lapangan Korpri Lampung, Rabu (5/11/2025).

Apel yang dipimpin Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf itu menjadi tanda dimulainya kesiapsiagaan penuh jajaran kepolisian menghadapi potensi bencana seperti banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung di berbagai wilayah.

“Seluruh personel, baik dari Polda maupun Polres jajaran, sudah kita siapkan lengkap dengan peralatannya dan siap digunakan sewaktu-waktu,” ujar Irjen Helfi dalam amanatnya.

Ia menegaskan, personel telah dibekali dengan pembagian tugas yang jelas serta berkoordinasi dengan unsur TNI, BPBD, Basarnas, dan tenaga medis. Sinergi lintas instansi, katanya, menjadi faktor kunci agar penanganan bencana berjalan cepat dan efektif.

“Setiap Polres sudah tahu timnya masing-masing, mulai dari Sabhara, TNI, hingga tenaga medis. Semuanya sudah diatur sesuai surat perintah yang segera diterbitkan,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pemetaan, terdapat 114 titik rawan bencana di Provinsi Lampung, di mana sekitar 85 persen di antaranya merupakan wilayah rawan banjir. Untuk memperkuat kesiapan, Polda Lampung juga telah mengajukan tambahan perlengkapan ke Mabes Polri, termasuk pelampung perorangan bagi anggota yang bertugas di lapangan.

Apel kesiapsiagaan tersebut diikuti 752 personel Polri serta 242 peserta dari unsur eksternal seperti TNI, BPBD, Basarnas, dan instansi lainnya. Ribuan personel ini akan menjadi garda terdepan dalam evakuasi dan penanganan cepat di daerah terdampak bencana.

Tak hanya mengandalkan aparat, Irjen Helfi juga mengimbau masyarakat untuk turut waspada, terutama di wilayah yang kerap dilanda banjir tahunan.

“Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras dan air mulai naik. Koordinasi dengan PLN sangat penting agar listrik segera dipadamkan di wilayah terdampak banjir, karena banyak korban justru tersengat listrik,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar warga mengamankan barang berharga saat proses evakuasi berlangsung. Polisi, katanya, telah menyiapkan patroli dan pengamanan rumah-rumah warga yang ditinggalkan, serta pengaturan arus lalu lintas di lokasi terdampak.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Tampan Fernando
Tag :

apel siaga bencana

Polda Lampung

bencana alam lampung

tim siaga bencana

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya