Diduga Aniaya Murid, Oknum Guru SMA Sekolah Global Madani Dipolisikan
Pandu Satria
Bandarlampung
Guru sejarah itu lalu membenturkan kepalanya ke kepala Arif hingga memar.
"Sekarang (memar) sudah kempes setelah dikompres," sebutnya.
Mengetahui kejadian itu, guru-guru yang lain datang untuk memisahkan keduanya.
"Setelah agak jauh, guru tadi lari hendak mendatangi saya lagi. Namun dicegah guru lain," paparnya.
Setelah dari Polresta, Arif menuju RSUD Abdul Moeloek untuk visum guna memperkuat laporan.
Sementara itu, ketika didatangi ke SGM pihak sekolah tidak ada yang bisa dikonfirmasi mengenai kejadian tersebut. (*)
Polresta Bandarlampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
