1.713 Kasus Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi di Lampung Sepanjang 2025, 513 Orang Meninggal Dunia
Tampan Fernando
Bandar Lampung
“Pendekatan kami tidak hanya penindakan. Edukasi dan teguran simpatik terus dikedepankan agar kesadaran masyarakat meningkat,” jelas Helfi.
Meski demikian, penegakan hukum tetap dilakukan terhadap pelanggaran yang berisiko tinggi menyebabkan kecelakaan fatal. Sepanjang 2025, jumlah pelanggaran lalu lintas tercatat menurun sekitar 9 persen dibanding 2024, meski penggunaan tilang elektronik dan penindakan manual masih terus berjalan.
Kapolda menegaskan, pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk menekan angka kecelakaan di tahun mendatang.
“Kami akan memetakan ulang titik rawan kecelakaan, meningkatkan rekayasa lalu lintas, serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa keselamatan berlalu lintas bukan semata tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat agar angka kecelakaan dan korban jiwa dapat terus ditekan.***
Polda Lampung
rilis akhir tahun
kasus kecelakaan
lakalantas Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
