Transaksi Melonjak Tajam Hingga Enam Kali Lipat, SPKLU PLN di Lampung Jadi Andalan Pengguna EV Saat Nataru 2025/2026
Fi fita
Bandar Lampung
Di jalur tol, sejumlah SPKLU rest area menjadi titik favorit pemudik kendaraan listrik, di antaranya Rest Area KM 234 A dan KM 49 A.
Sementara pada jalur non-tol, aktivitas tertinggi tercatat di SPKLU PLN UP3 Tanjung Karang, disusul SPKLU Els Coffee Roastery Lampung dan SPKLU PLN UID Lampung, yang menjadi magnet bagi pengguna kendaraan listrik di pusat aktivitas masyarakat.
Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UID Lampung, Heru Purwoko, menyampaikan bahwa keandalan layanan menjadi fokus utama selama masa siaga.
“Selama periode Nataru, seluruh SPKLU di Lampung beroperasi tanpa kendala. Tidak terdapat antrean kendaraan, baik di SPKLU tol maupun non-tol. Ini menunjukkan kesiapan peralatan, sistem kelistrikan, serta kesigapan petugas PLN di lapangan,” jelas Heru.
Secara kumulatif hingga hari ketujuh Siaga Nataru 2025/2026, PLN UID Lampung mencatat kenaikan jumlah transaksi sebesar 539 persen dan kenaikan konsumsi energi sebesar 656 persen dibandingkan periode Nataru 2024/2025.
Lonjakan ini menandai pergeseran nyata pola mobilitas masyarakat menuju penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan.
Dengan sebaran SPKLU yang merata, infrastruktur yang andal, serta layanan 24 jam, PLN UID Lampung terus berkomitmen menghadirkan pengalaman berkendara listrik yang aman dan nyaman.
Di setiap titik perjalanan Nataru, PLN hadir memastikan energi tetap menyala dan perjalanan masyarakat berlangsung lancar hingga kota tujuan. (*)
PLN
listrik
PT PLN Persero
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
