UIN RIL Jadi Tuan Rumah Halaqah Penguatan Kelembagaan Pendirian Ditjen Pesantren Kemenag RI

Fi fita

Fi fita

Bandar lampung

16 November 2025 18:50 WIB
Pendidikan | Rilis ID
Acara Halaqah Penguatan Kelembagaan Pendirian Ditjen Pesantren Kemenag RI di UIN RIL. Foto istimewa
Rilis ID
Acara Halaqah Penguatan Kelembagaan Pendirian Ditjen Pesantren Kemenag RI di UIN RIL. Foto istimewa

RILISID, Bandar lampung — Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) menjadi salah satu dari 14 UIN di Indonesia yang dipercaya menjadi tuan rumah Halaqah Penguatan Kelembagaan Pendirian Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI)

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan pembentukan Ditjen Pesantren, yang tengah digagas Kemenag RI sebagai upaya memperkuat tata kelola lembaga pesantren secara nasional.

Kasubdit Pendidikan Salafiyah dan Kajian Kitab Kuning, Dr. Hj. Yusi Damayanti, SE., Ak., M.M., hadir mewakili Dirjen Pendidikan Islam, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada UIN RIL yang telah menjadi tuan rumah dan membantu menyukseskan penyelenggaraan halaqah.

“Alhamdulillah, kegiatan penguatan kelembagaan dalam rangka pendirian Ditjen Pesantren ini sudah berjalan di berbagai UIN. Hari ini berlangsung di dua kampus sekaligus, termasuk UIN RIL. Rangkaian halaqah akan ditutup pada 27 November 2025 di Jakarta,” ujarnya.

Yusi menyebut, agenda nasional ini menjadi perhatian besar masyarakat Indonesia, bahkan dunia internasional, karena menyangkut masa depan lembaga pendidikan Islam tertua di Nusantara. 

“Insya Allah ini menjadi berkah bagi pesantren,” tambahnya.

Acara dibuka oleh Rektor UIN RIL Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D yang berlangsung di Ballroom UIN RIL, Sabtu (15/11/2025). 

Ia menyampaikan terima kasih kepada Dirjen Pendis yang telah mempercayakan UIN RIL menjadi tuan rumah kegiatan yang dinilai sebagai fase penting dalam sejarah kelembagaan pesantren.

Prof Wan menyebut kegiatan ini sebagai bentuk glorifikasi dan ungkapan tasyakur atas hadiah besar yang diberikan negara kepada dunia pesantren dengan dibentuknya Ditjen Pesantren di Kemenag RI.

“Kehadiran kita saat ini merupakan salah satu tanggung jawab besar untuk merawat tradisi, memperkuat kelembagaan, dan memastikan keberlanjutan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan berkeadaban bagi generasi mendatang. Halaqah ini momentum bersejarah, tidak setiap generasi diberi kesempatan menyaksikan fase penting seperti ini,” ujarnya.

Menampilkan halaman 1 dari 3
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

Uin ril

universitas Islam Negeri lampung

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya