Rektor UIN RIL Buka Konferensi Internasional Saintek dengan Tiga Bahasa Asing
Fi fita
Bandar lampung
“Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pusat rujukan global dalam pengembangan industri halal. Potensi ini akan terwujud jika kita terus memperkuat riset, inovasi, dan kolaborasi internasional seperti yang dilakukan melalui konferensi ini,” jelasnya.
Prof. Wan Jamaluddin juga menekankan pentingnya riset ilmiah yang berkelanjutan untuk mendukung produk dan sistem halal.
“Masa depan halal akan menuntut integrasi nilai spiritual, sains, teknologi, dan keberlanjutan lingkungan. Karena itu, penelitian yang mendukung sistem halal tidak hanya penting untuk memenuhi standar syariah, tetapi juga memastikan keamanan, etika, dan keberlanjutan kehidupan manusia,” katanya.
Rektor menegaskan semangat internasionalisasi UIN Ril dan komitmen untuk memperkuat kolaborasi lintas negara, khususnya dengan TSU Rusia yang telah mendukung pengembangan Fakultas Sains dan Teknologi sejak awal berdirinya.
Konferensi ini diikuti oleh narasumber dari berbagai negara, termasuk Prof. Artyom Rykun (Vice-Rector for International Affairs, Tomsk State University, Rusia), Dr. Acharee Suksuwan, Ph.D. (The Halal Science Center, Chulalongkorn University, Thailand), dan Dr. Yuni Satitiningrum (UIN RIL). (*)
Uin ril
universitas Islam Negeri lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
