Waspada! Flu Burung Sempat Serang Puluhan Bebek di Metro
Muhaimin Abdullah
Bandarlampung
Anwar juga menyampaikan saat ini ada dua tipe H5N1, yaitu high pathogenic dan low pathogenic.
"Untuk low pathogenic, gejala tadi enggak muncul, tapi dia menurunkan produksi telur," ucapnya.
Dia menegaskan, virus H5N1 sangat erat kaitannya dengan sistem kekebalan dari ternak.
"Semakin terjadi perubahan, stres, kemungkinan juga memicu munculnya penyakit ini," lanjutnya.
Namun demikian, Anwar memastikan di Provinsi Lampung secara khusus belum menemukan flu burung menyerang manusia.
"Sedangkan untuk pengendalian terhadap penyakit, kita harus vaksinasi unggas dengan vaksin flu burung. Kemudian, menjaga kebersihan kandang," ungkapnya.
Ia juga, menyampaikan ketika ada unggas yang terinfeksi flu burung, maka harus dimusnahkan secara selektif.
"Jadi unggas atau ternak yang sudah terindikasi terkena, dipisah kemudian dimusnahkan," tandasnya.
Terakhir dirinya meminta agar para peternak menyiapkan kandang karantina untuk unggas sakit. (*)
Flu Burung
Disnakkeswan Lampung
H5N1
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
