Waspada! Flu Burung Sempat Serang Puluhan Bebek di Metro
Muhaimin Abdullah
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Sempat merebak di tahun 2017, flu burung (H5N1) kembali mengancam Indonesia.
Bahkan, Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor: PV.03.01/C/824/2023.
SE berisikan tentang Kewaspadaan Kejadian Luar Biasa Flu Burung Clade Baru 2.3.4.4b, yang ditetapkan pada 24 Februari 2023.
Di Lampung sendiri, sampai Januari 2023 terdapat 60 ekor unggas yang terkena flu burung di Metro. Dari jumlah itu, 20 di antaranya mati.
"Menyerang bebek peking. Tapi sudah dikendalikan dan tak terjadi perluasan kasus," jelas Sekretaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Lampung, Anwar Fuadi, Senin (13/3/2023).
Menurut Anwar, flu burung bisa menular ke manusia meski risikonya saat ini kecil.
"Ini yang kita antisipasi supaya penanganan ternak lebih baik, jadi tidak menular ke manusia," kata Anwar.
Dia menerangkan, gejala klinis pada unggas yang terserang. Paling sering pial yang menggantung di bawah paruh dan jengger berwarna ungu.
Gejala lain, ingusan pada hidung dan pembengkakan di mata.
"Gejala umum akan mati mendadak," tuturnya.
Flu Burung
Disnakkeswan Lampung
H5N1
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
