Targetkan Lolos Pra PON 2023, Hapkido Lampung Bawa 19 Atlet
Muhaimin Abdullah
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Pengurus Provinsi (Pengprov) Hapkido Indonesia Lampung memasang target untuk bisa lolos Pra Kualifikasi Pekan olahraga Nasional (Pra PON) yang akan diadakan di Yogyakarta Bulan Juli 2023 mendatang.
Ketua Pengprov Hapkido Indonesia Lampung, Ida Bagus Wiguna mengatakan sejak pelantikan Pengurus Hapkido Lampung, pihaknya langsung melakukan persiapan guna menghadapi Pra PON Juli nanti.
Lebih lanjut, untuk mendapatkan tiket ke PON XXI Tahun 2024 di Sumut-Aceh, Hapkido Lampung sebagai Cabang Olahraga (Cabor) beladiri baru terus melakukan latihan secara rutin yang dipusatkan di Lampung Tengah.
“Kami cabor baru yang tentunya ingin menunjukkan eksistensi dan mewarnai Kontingen Lampung di PON XXI Sumut-Aceh tahun depan," katanya saat dimintai keterangan, Sabtu malam, (1/4/2023).
Cabang olahraga (Cabor) Hapkido akan memulai debut perdananya di ajang nasional pada PON 2024 di Aceh-Sumut mendatang.
Pada gelaran PON XX 2021 di Papua cabor ini menjadi eksibisi dan beberapa kali dilakukan kejuaraan nasional.
Ia ingin Lampung tidak hanya ikut untuk meramaikan perhelatan tersebut tapi juga ingin menyumbangkan medali.
“Medali masih bisa dipertahankan perolehan di Papua yang lalu. Kemungkinan masih mampu lah. Dengan kekuatan dan keseriusan yang ada di hati anak-anak, meski dengan sarana dan prasarana seadanya di Lampung Tengah, tapi tetap optimis,” terangnya.
Ida Bagus mengungkapkan, pihaknya akan mengirimkan 19 atlet untuk Pra PON nanti dan sudah melakukan latihan setara dengan TC (training center).
“Di pra PON akan dipertandingkan 16 kategori, dan kami sudah menyiapkan 19 atlet kami baik untuk laga maupun seni. Kami turun disemua kelas yang dipertandingkan. Namun sayangnya ada lima kelas yang tidak dipertandingkan di laga. Sehingga kami memiliki 10 laga. Lima lainnya adalah kelas seni dan satu nomor ketangkasan,"paparnya.
Hapkido
Pra PON 2023
PON Aceh-Sumut
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
