Stunting di Empat Daerah Tinggi, Diskes Beber Penyebab
Muhaimin Abdullah
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Lampung merespons data stunting yang disebut cukup tinggi di empat kabupaten.
Menurut Kepala Diskes Lampung, Reihana, hal itu disebabkan beberapa faktor seperti pandemi Covid-19 dan pola asuh anak.
"Jadi pendampingan terhadap anak kita lakukan mulai dari seribu hari awal, bahkan sampai lebih kalau sekarang," ujar Reihana, Rabu (5/4/2023).
Saat anak tumbuh menjadi remaja misalnya, orang tua juga harus tetap mendampingi.
"Remaja putri itu kalau bisa sudah mengkonsumsi tablet zat besi pada saat menstruasi," jelasnya.
Selain itu, dia juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak buang air besar (BAB) sembarangan.
Reihana menegaskan secara keseluruhan angka stunting menurun. Meskipun, ada beberapa kabupaten yang mengalami kenaikan.
Ia menyampaikan pihaknya akan berupaya memperhatikan seratus hari pertama bayi untuk mengurangi stunting.
"Remaja kita juga harus perhatikan, lalu ibu hamil sampai dengan seribu hari pertama," ungkapnya.
Sebelumnya, Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim mengatakan berdasarkan Sustainable Development Goals (SDGs) ada empat kabupaten di Lampung yang memiliki angka stunting cukup tinggi.
Stunting
Pandemi
Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
