Sekolah Melon Berbasis Greenhouse: Wujud Integrasi Teknologi dalam Sistem Pendidikan Pesantren

Fi fita

Fi fita

Bandar Lampung

16 Februari 2024 22:34 WIB
Pendidikan | Rilis ID
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama H Puji Raharjo  saat hadir pada kegiatan yang dilaksanakan di Bumi Satmakura Jalan Tirtayasa Campang Jaya Sukabumi, Bandar Lampung, Jumat (16/2/2024).
Rilis ID
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama H Puji Raharjo saat hadir pada kegiatan yang dilaksanakan di Bumi Satmakura Jalan Tirtayasa Campang Jaya Sukabumi, Bandar Lampung, Jumat (16/2/2024).

Dalam kurikulumnya Sekolah Melon berbasis Greenhouse mengedepankan pembelajaran teori dan praktik yang diharapkan dengan cepat diserap oleh para peserta.

Sementara Ketua Himpunan Ekonomi Pesantren (Hebitren) Lampung Hasan Errezha mengatakan bahwa jenis melon yang dikembangkan pihaknya adalah bernama Melon Sultan.

Melon ini menurutnya memiliki kelebihan dari melon biasa karena memiliki ciri khas lain yakni kulit kuning keemasan, tekstur kulit cantik, dan daging buah yang segar dan menarik. 

Tekstur daging buahnya pun lembut dan renyah serta yang terpenting rasa manis yang mengalahkan rasa melon-melon lainnya.

Melon Sultan saat ini dibudidayakan di 14 greenhouse menggunakan teknologi modern yakni Internet of Things (IoT). Selain sebagai wahana melatih kewirausahaan para santri di bidang pertanian, lanjut Hasan Errezha,

Sekolah Melon sekaligus budidaya Melon Sultan di greenhouse pesantren ini juga semakin mengukuhkan bahwa santri bukan hanya berkutat dengan kitab kuning. Para santri juga memiliki daya saing tinggi di bidang ekonomi. (*)

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

Kementrian agama lampung

kakanwil puji raharjo

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya